Anak Jaman Sekarang

Siang tadi setelah melakukan bimbingan atau konsultasi dengan dosen pembimbing saya, -terkait dengan Tugas Akhir sayasaya, emak dan ara’ berencana untuk makan siang disalah satu warung makan khas Jepang tidak jauh dari kampus saya. Namun saya tidak akan membahas makanan Jepang yg kami makan, tetapi sedikit berpendapat mengenai sikap dari salah satu anak kecil yg berada di lingkungan warung itu (kayaknya sih anaknya yg punya warung). Kira-kira begini ceritanya.

Setelah saya menyelesaikan makan saya, masuklah seorang anak kecil ke dalam ruangan kami dan langsung terlihat sibuk berusaha untuk menghidupkan TV (tempatnya seperti ruang keluarga si pemilik warung, karena didalam ruang kami makan terdapat alat2 elektronik juga). Saya perhatikan setelah TVnya hidup, kemudian si anak itu sibuk kembali untuk menghidupkan PS2-nya. Mulai dari memasang joystick, sampai memasang kabel2 yg terhubung ke TV. Eh ternyata dia mau maen PS2 tho……

Dan perhatian kamipun tertuju pada kegiatan si anak ini, kemudian kuted nyeletuk “Wah PS2 tuh wak, maen tuh…”
Kemudian spontan saya bilang “Asik neh,,maen bola,,WE, WE…”
Entah dari mana, ternyata si anak mendengar suara2 kami ini, dan menoleh kemudian berkata “Ayo mas, maen apa?”
Saya mencoba menantang *dengan nada bercanda* si anak bermain bola alias WE, “Ayo lah maen bola aja, lawan aku. Ayoh sini” (sambil diliatin orang2 lain yg makan juga)
Sesegera mungkin si anak tadi langsung memilih game WE dan menyerahkan Joystick#2 ke saya (sepertinya dia menggunakan HardDisk jadi ga perlu insert CDnya). Setelah loading kemudian muncullah menu utama dari game ini, dan saya sempet terkejut dan sedikit geli liat judul gamenya.. saya pikir judul ini game ini “Winning Eleven x” (x=versi WEnya),, eeehh ternyata judulnya “Winning Eleven Dji Sam Soe 234³”…*ngakak dalam hati”
Yasud lah, whatever the title is…….

Permainan dimulai klub lawan klub..Saya pake MU, si anak pake Barcelona. Seperti biasa saya melakukan setting2 formasi dan strategi *jaga2 kalo si anak ini jago maen* terlebih dahulu. Beberapa menit kami bermain ternyata saya mencetak gol terlebih dahulu dan skor sementara 1-0 utk saya. Setelah kebobolan, si anak tadi berusaha membalas tapi terus saya gagalkan. Saya melihat adanya rasa frustasi dan putus asa dari anak ini. Terlihat dari sikapnya dan omongannya. Cara bermainnya pun udah males2an dan terus berkomentar. Kira2 dia bilang gini

Si anak : “Tak penaltiin aja ya mas” *dengan nada rendah dan putus asa* (maksudnya saya disuruh ke kotak area gawangnya terus dia takle supaya saya dapet penalti)
Saya : “Loh ngapain?? koq mau dipenaltiin?”
Si anak : “biar cepet golnya. Sebenernya aku ini maennya pura-pura aja. Abis ini aku maennya beneran” *nada ngeles*
Saya : *sok cuek*

Ketika waktu menunjukkan InjuryTime kemudian dia bilang “Wis mas aku ngaku kalah. Di ganti aja ya, yang ini aku ngaku kalah deh”

Jadi pertandingan ini hanya bertahan sampai babak I dengan hasil 1-0 utk saya. Kemudian kami mengganti tim nasional. Saya menggunakan Argentina dan si anak menggunakan tim yg sepertinya aneh gitu deh, soalnya benderanya kayak Perancis, tapi ada tulisannya FPS. Saya mulai curiga, dan ternyata saya perhatikan susunan pemainnya ternyata benar. Semua pemainnya classic all-star yang hebat2 sekelas Eric Cantona. Saya tidak menghiraukan dia pake apa. Yg penting saya sudah siap tempur dengan formasi dan strategi saya sendiri.

Diawal permainan si anak langsung menggebrak dengan menjebol gawang saya, terlihat mukanya kayak mau pamer, dan terus mengulangi replay golnya. Beberapa menit kemudian saya menyamakan kedudukan, dan mukanya terlihat lebih serius dan sedikit terdiam. Selang beberapa menit saya kembali menjebol gawangnya. skor sementara 2-1 untuk saya. Tersentak si anak langsung kembali berkomentar sana sini seperti berusaha menunjukkan bahwa dirinya pasti bisa menang. Namun serangan2nya dapat saya redam.
Waktu belum memasuki InjuryTime, kemudian si anak kembali membuat pernyataan serupa
“mas kalo ini aku ngaku kalah juga *berusaha tetep ngeles*. Ganti yg laen aja ya mas”
Si anak tetep berusaha ngeles dan berusaha tidak menunjukkan kekalahannya….

Langsung deh saya pura-pura capek dan mau kekampus lagi, padahal dalam hati saya kl maen lagi trus kalah, dia mau ngeles apa lagi ya….wah wah wah……..anak jaman sekarang….

Review dari sikap si anak tadi :

  • Si anak mudah menyerah dan putus asa, padahal kondisi belum menunjukkan dia kalah
  • Si anak mudah untuk membuat keputusan tidak matang
  • Si anak tidak mau berusaha, padahal masih banyak kesempatan dan waktu
  • Si anak berusaha licik, terlihat dari caranya memilih tim all-star itu.
  • Si anak tidak mengakui kekalahannya dan kekurangannya
  • Si anak pinter ngeles dan cuap-cuap
  • Si anak tetep berusaha menunjukkan taringnya yang ompong

Hipotesa dan Kesimpulan sementara :

  • Anak2 sekarang kurang memiliki rasa tanggung jawab.
  • Anak2 sekarang mudah menyerah dan tidak berusaha keras dalam meraih sesuatu. Jatuh sedikit langsung KO
  • Anak2 sekarang lebih mudah frustasi dan putus asa jika sedang berada dalam kondisi yg terpuruk.
  • Anak sekarang pinter ngeles dan berusaha mengalihkan kondisi. Mungkin karena keseringan liat infotainment yg isinya ga pernah jelas
  • Mungkin karena memang kodratnya anak2,,ya sikapnya seperti itu.

Ah entahlah,,,bingung juga kalau liat penerus bangsa yg seperti ini..

Ayo pemuda-pemudi kita bangkit…Tetep semangat dan terus berkarya !!!!!

Advertisements

26 thoughts on “Anak Jaman Sekarang

  1. @edi psw,
    saya juga baru tau om…

    @galih,
    apa iya?

    @alex,
    yuk bangkit pemuda pemudi…
    makasih linknya.

    @orangutanz,
    yang penting tetep berkarya…

  2. hahaha, berhubungan dengan postingan ku ini,
    Dulu anak anak bersemangat, rajin, kesekolah jalan 5 kilo sanggup…
    Sekarang, males semua, huahahahaha

  3. @raffael,
    yup bener…kl ga pake motor ga mau sekolah…

    @vei,
    apa iya?

    @mz.anggie,
    ah sotoy,,emak udah jago lo maennya…(maen ps maksudnya)

    @natazya,
    kita????? kayaknya situ aja deh yg bisa ngelahirin anak masa depan 😀 saya kan ga bisa. kl saya cuma bantuin “itu” aja *ooopsss*

    @koole,
    hmmm berdasarkan postingan diatas kayaknya “iya”..mau menjajal?? hehehehehe

  4. @okta sihotang,
    ih kita sama,,anak mamah……hehehe :mrgreen:

    @wennyaulia,
    apa iya?

    @vei,
    hmmmmm,,pengakuan neh ceritanya?

    @chalisa,
    chalisa jangan kayak si anak di postingan itu ya. 😀 oke??

  5. weeeee…..
    ah km mbodohin anak kecil ya wakakaka… pake jurus one-two-three .
    kapan kita coba WE dji-Sam-Soe….
    berani?? 😛
    si kunted ngga main po?? wakakakaakakakakaka…..

  6. oh jelas,, dari pada di kira bohong kan mending jujur.. kejujuran mata uang dimana-mana.. *katanya sih gitu 😛 *

  7. Hipotesa yang bagus Mas…
    Saya setuju…
    Kenapa ya anak-anak sekarang begitu?
    Kira-kira siapa yang punya andil membuat mereka begitu?
    Kaya’nya kembali kepada para orangtua

  8. @galih,
    wakakakka simulut bajaj,,,,baru denger istilah itu

    @neng fey,
    yup bener, makanya tulisan diatas saya tulis “Hipotesa dan Kesimpulan Sementara” :mrgreen:

    @cookie,
    heheh aku emg pake one-two-three-four :mrgreen:
    mau coba?dateng aja kerumah anaknya itu.
    kuted ga main, mungkin takut kalah dia ama anak itu …… (piss ted…..)

    @vei,
    sepakat

    @nin,
    terima kasih.
    mungkin aja dari faktor keluarga dan faktor lingkungan *sotoy*

    @ika,
    hooh…makanya kita sebagai anak jaman sekarang harus bisa ngerubah “hipotesa dan kesimpulan sementara” diatas…
    tetep semangat dan berkarya !!!

  9. @kolee
    tuh ndi..si yusdi dah menawar diri untuk di “jajal”..silahkan ndi.. :mrgreen:

    @yusdi
    mendingan tuh anak kmu tantang CS(counter strike) aja..biar nyaho’!!
    biar capek ngomong “wah mas klo ini saya ngaku kalah mas”..huehehehe
    si tedy penonton setia pas itu??ck..ck..ck..tedy memang di takdirkan untuk itu :mrgreen:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s