Virtual Memory
Posted by yusdi on 26 March, 2008
Beberapa waktu lalu saya melakukan upgrade pada RAM laptop saya. Awalnya RAM yang terpasang sebesar 512 Mb (DDR2 PC 4200) yg merupakan bawaan aslinya. Namun melihat harga RAM yg semakin murah, dan kebutuhan saya semakin banyak, maka saya memutuskan untuk mencari dan membeli RAM. Kebetulan sedang ada pameran komputer di kota saya. Kemudian mulailah saya bergerilya mengitari seluruh lokasi pameran untuk mendapatkan harga RAM yang paling murah sesuai budget saya. Dan pada akhirnya saya mendapatkan 2 buah RAM sebesar 1 Gb (DDR2 PC 5300) seharga @Rp 200.000. Setelah saya sampai dirumah RAM tersebut langsung saya pasang di laptop saya. Beberapa hari kemudian saya terfikir untuk menambah ukuran dari Virtual Memory, dikarenakan ukuran memory saya telah menjadi 2038 Mb.
Memori virtual (dalam bahasa Inggris: virtual Memory) adalah sebuah mekanisme yang digunakan oleh aplikasi untuk menggunakan sebagian dari memori sekunder seolah-olah ia menggunakannya sebagai RAM fisik yang terinstal di dalam sebuah sistem. Mekanisme ini beroperasi dengan cara memindahkan beberapa kode yang tidak dibutuhkan ke sebuah berkas di dalam hard drive yang disebut dengan swap file, page file atau swap partition.
Dalam sistem operasi berbasis Windows NT, terdapat sebuah komponen yang mengatur memori virtual, yakni Virtual Memory Manager (VMM). VMM dapat memetakan alamat-alamat virtual yang dimiliki oleh sebuah proses yang berjalan ke dalam page memori fisik di dalam komputer. Dengan cara begini, setiap proses pun dapat memperoleh memori virtual yang cukup agar dapat berjalan, dan yang terpenting adalah setiap proses tidak mengganggu memori yang sedang digunakan oleh proses lainnya. VMM menangani paging antara RAM dan page file, dengan memindahkan page dengan menggunakan sebuah cara yang disebut sebagai demand paging. Hasilnya, setiap aplikasi 32-bit pun dapat mengakses memori hingga 4 gigabyte (meskipun Windows hanya membatasi proses yang berjalan dalam modus pengguna hanya sebatas 2 GB saja).
Jadi Memori Virtual ini sangat membantu RAM apabila RAM sudah tidak mampu lagi untuk melakukan tugasnya. Beberapa kasus akan terlihat jika anda melakukan banyak proses / menjalankan program secara bersamaan. Untuk mengubah nilai ukuran Virtual Memory ikuti langkah-langkah berikut :
- Buka System Properties pada Control Panel atau melalui shortcut Windows+Pause/Break

- Pilih tab Advanced dan pilih tombol Settings pada bagian Performance

- Pilih tab Advanced dan pilih tombol Change pada bagian Virtual Memory

- Pilih Drive yg akan anda gunakan. sebaiknya pilih drive yg merupakan drive Sistem Operasi anda
- Pilih ComboBox Custom Size kemudian masukkan nilai Initial Size dan Maximum Size. (untuk nilai yg diisikan silahkan lihat dibagian catatan dibawah)
- Klik tombol Set. jika diminta konfirmasi maka tekan Yes

- Klik tombol OK
- Restart komputer anda
- Jika ingin performa yg lebih baik, anda sebaiknya melakukan Defragmentation pada Drive yg anda jadikan Virtual Memory diatas.
- Selamat mencoba.
Catatan :
- Sistem Operasi yg saya gunakan adalah Windows XP SP2
- Ukuran Initial Size sebaiknya diisikan 1.5x dari ukuran RAM anda (untuk RAM 2 Gb, maka diisikan 3057 Mb). atau bisa anda lihat dibagian Recommended pada bagian Total paging file size for all drives. JANGAN isi dibawah ukuran yg diperbolehkan (Minimun Allowed pada Total paging file size for all drives)
- Ukuran Maximum Size sebaiknya diisikan 2x dari ukuran RAM anda.
- Perhatikan Space Available pada Drive anda (lingkaran hijau pada gambar di point 4-6). Jika ukuran Space Available lebih kecil dari ukuran Virtual Memory yg anda masukkan, maka secara otomatis sistem akan menggunakan ukuran Virtual Memory sesuai ukuran Space Available.
sumber pendukung : ketok.com, blog dokter, wikipedia








dika21 said
wah yus maknyus juga tuh
sekedar tambahan langkah2nya sama tapi tampilanya yang beda
kebetulan saya menggunakan os Windows Vista
setelah dicoba ternyata sama saja